practice… practice… practice…

He3x…

Belajar membuat blog. Belajar menuangkan isi kepala dalam sebuah tulisan ternyata tidak gampang. Belajar merinci apa yang harus dituturkan juga tidak gampang. Dan menuangkan dalam aplikasi blog juga perlu practice. Practice… practice… practice…

Seperti sekarang ini. Nyatanya untuk memulai suatu practice tidaklah semudah mengklik suatu situs. Apa yang ada di kepala ternyata tidak seperti urutan kata atau kalimat. Yang ada di kepala, semuanya berputar, melayang-layang tidak beraturan.

Duh, seandainya pkiran yang ada di kepala muncul berurutan, mungkin akan gampang untuk dituangkan dalam sebuah tulisan. He he he… Tapi, jangan-jangan, saat pikiran muncul berurutan, seseorang akan menjadi robot yang masih menggunakan single core. Yang hanya bisa berpikir dalam satu timeline. Padahal Tuhan sudah membuat pikiran kita puluhan (bahkan jutaan) core untuk setiap kepala. Super multi-tasking sudah dianugerahi kepada kita.  Tapi, ya itu tadi, saat jutaan core sudah bergerak semua… waduh … akan jadi apa, ya? Banyak pikiran? Melamun? Seperti orang gila, barangkali. He3x.

Ya, tapi, kembali ke pokok soal tadi, ternyata practice membuat saya bisa, atau mencoba membuat tulisan.

practice… practice… practice…

Advertisements