Flash Fiction : Subuh Itu…

Lelaki itu tersungkur di jalan raya. Badannya berkejut-kejut, busa putih keluar dari mulutnya. Matanya kosong. Selembar slip gaji terbang dari tangannya. Di belakangnya, dengusan bis malam tidak bisa menghindar.

Takbir Idul Fitri terus menggema.

.

Ditayangkan pula di Kompasiana

.

Advertisements

3 thoughts on “Flash Fiction : Subuh Itu…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s