Siapa yang mau laptop MacBook Pro gratis?

Siapa yang mau laptop MacBook Pro gratis? Atau smartphone Samsung Galaxy Note II? Atau Samsung Galaxy Tab 10 inch? Saya juga mauuuuuu. #eh

Kalau mau gadget tersebut, ya ikut Indosat SuperWifi Blog Competition. Coba deh cek gambar di bawah ini, terus ikutin linknya atau klik gambarnya.

Indosat Super Wifi

 

Dudul sih…

“Buuu, buruaan. Udah siang nih.”

“Iyaa. Ini lagi masukin berkas-berkasnya.”

“Jangan ada yang kelupaan, Bu. Fotocopy semua udah ya?”

“Udah.”

“Steples?”

“Udah.”

“Ada isinya ngga? Percuma kalo ngga ada isinya. Ntar nyewa steples di sana.”

“Ada, Beh. Aman semua.”

“Yakin? Ngga ada yang kelupaan, kan?”

“Yakin. Ayo berangkat.”

Bruuuuuuuummm. Dengan motor buluk nan keren, berangkatlah sepasang (mantan) kekasih ganteng dan cantik ke Komdak buat ngurus perpanjangan STNK. Mereka ngga ngurusin perpanjangan satu STNK lho, tapi dua sekaligus, STNK motor Babeh dan STNK motor Ibu.

Kenapa harus ke Komdak, kenapa ngga di loket mobil aja? Kan enak, kadang-kadang mobil pembayarannya ada di Mall, bisa sekaligus belanja. Hiyaah, mahalan belanjanya daripada biaya perpanjangan STNK motornya. Lagian, kedua STNK motor ini sudah terlambat bayar perpanjangannya, jadi harus ke Komdak untuk orek-orek nomor mesin. Kalau motor Ibu sih baru beberapa bulan terlambat bayar perpanjangannya. Kalau motor Babeh?  Pasti lah udah lewat beberapa bulan, eh salah, beberapa tahun. Hahaha, seperti biasa, si Babeh selalu malas ngurus perpanjangan STNK. Dirapel, bayar sekaligus, mumpung denda keterlambatannya masih murah pertahunnya. Hihihi.

Ngurus perpanjangan STNK tuh, harus disiapkan jauh-jauh hari. Ngga boleh ada yang ketinggalan satu berkas pun. Kalau ada yang tertinggal, bakal males lagi ke loketnya. Maklum, ngurus STNK terlambat memang harus ke loket Samsat, seperti Komdak. Pertama harus ke loket orek-orek nomor mesin. Kalau sudah beres, trus jalan dan naik ke lantai 4 (ngga pakai lift). Dan yang lumayan bikin malesnya, ngantri-nya. Hiks. Kalau banyak orang yang bayar perpanjangannya, pasti deh bakal lama nunggunya. Apalagi kalau datangnya terlambat dan agak siang, misalnya datang jam 10, pasti harus bengong nunggu para petugas loket makan siang dulu.

Nah, singkat cerita, sampailah ke loket yang di lantai 4. Di depan petugas, saya keluarkan tuh semua berkas, ya KTP, fotocopynya, STNK, termasuk BPKB dan fotocopynya. Check and recheck. Beres. Ngga ada yang kelupaan. Trus minta formulir ke petugas loket. Dia merhati’in dengan pandangan aneh. Ya iyalah, wongdudul. Kalau minta formulir, ya langsung aja sebut, “Pak, formulir dong. Perpanjangan.” Pasti langsung dikasih. Ngga perlu nunjukin semua berkas-berkasnya, nanti bakal dianggap sebagai orang baru ngurus STNK, atau bahkan dianggap dudul (karena sok pamer dengan perlengkapan berkasnya). Hihihi.

Mulailah saya menulis formulir tersebut. Berdua, dengan cewe cantik, berdiri di meja tinggi, sambil melihat contoh pengisian agar tidak salah isi. Terdengar di belakang kami, beberapa panggilan dari petugas loket. Ada yang dipanggil karena proses sudah selesai, ada yang dipanggil karena antrian loket kasir, dan ada juga yang dipanggil karena salah isi atau kurang lengkap berkasnya. Saya sih lengkap semua berkasnya, jadi pasti nanti setelah setor formulir isian, pasti tinggal menunggu hasil, yaitu diberikan kuitansi untuk dibayar di loket kasir.

“Ada sih, ya Bu, yang cape-cape dateng ke sini, masih ketinggalan berkas di rumah. Tuh orang kaga meriksaapa ya?” ujarku. Si cantik mah cuma bisa tersenyum. Terus si ganteng melanjutkan isi formulir. Tiba-tiba terdengar panggilan keras di belakang kami, dari petugas loket.

“Telah ditemukan, KTP….”

Langsung aja si ganteng nyamber, “Lhaa, ada juga sih yang kececeran KTP-nya, Bu. Dudul tuh orang.” Eh, si cantik masih aja tetep tersenyum manis.

Tapi ternyata ada kelanjutan panggilannya, “… atas nama … siapa nih? .. Helmi Budiprasetio.”

Gubraaaaak. Si ganteng melongo. Dan si cantik ngakak keras.

*Pentuuuuuuuuuuuuuuung”

 

1358145626821178297
Bukan mereka pelakunya. Si ganteng dan si cantik itu si Kuri dan Kura