Beberapa Aplikasi di Windows Phone 8

Di artikel sebelumya, yaitu di (1) Menjajal Windows Phone 8 dan (2) Apa yang hilang saat kita pindah ke Windows Phone 8, sudah dibahas secara singkat tentang Windows Phone 8, serta beberapa aplikasi standard yang ada di Nokia Lumia 520. Dengan harga Rp 1.850.000,- (bundling Telkomsel dengan Mini Sim-Card-nya), saya sudah mendapat aplikasi resmi dan legal (berbayar) untuk Office 365-nya Microsoft. Begitu juga dengan diberikannya space gratis sebesar 7 Giga di SkyDrive, yang enak sekali untuk menyimpan segala file dan bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

Sebelum bahas SkyDrive, kita bahas dulu aplikasi foto yang unik di Nokia Lumia 520 yuk. Beberapa aplikasi ini termasuk aplikasi standard yang sudah ada di Lumia, dan buatan Nokia. Pertama, aplikasi Creative Studio. Selain adanya filter warna, aplikasi ini bisa mengumpulkan beberapa foto dalam 1 frame (collage), serta mengaburkan latar belakang (blur background) foto. Tinggal corat-coret bagian yang mau dikaburkan, dan tekan tombol apply, langsung kabur backgroundnya. Continue reading “Beberapa Aplikasi di Windows Phone 8”

Apa yang hilang saat kita pindah menggunakan Windows Phone 8?

Apa yang hilang saat kita pindah menggunakan Windows Phone 8?

Sekarang pembeli gadget smartphone/tablet sudah mengutamakan apakah gadget yang dibelinya itu bisa menyediakan semua aplikasi yang dimauinya.  Teknologi makin maju, smartphone/tablet pun kini berlomba-lomba menggunakan teknologi demi memuaskan penggunanya, agar produktivitas dan mobilitas pengguna menjadi meningkat karena hanya menggunakan satu perangkat yang sering dipakainya.

Nah, Smartphone sekarang ini dijejali banyak aplikasi untuk mendukung produktivitas dan mobilitas pengguna. Salah satunya yang terpenting saat ini adalah aplikasi sosial media, selain aplikasi perkantoran. Setelah Microsoft membuat windows phone versi terbaru, sejak versi 7 dan kini versi 8, apakah sistem operasi Windows Phone juga bisa menyediakan apa yang dibutuhkan para pembeli/penggunanya, yaitu aplikasi-aplikasi sosial media?

Kalau menuruti apa yang biasa saya lakukan di Android sebelumnya, yaitu menginstall dan menggunakan aplikasi yang ada di sistem operasi ponsel lainnya, hanya aplikasi Path yang belum tersedia di Marketplace Windows Phone. Aplikasi lain yang sudah umum digunakan, sudah tersedia semua di Windows Phone.  Aplikasi Path sih hampir serupa dengan Facebook, namun banyak digunakan  untuk bertukar kabar kepada teman-teman dekat. Mungkin dalam waktu dekat, Path akan hadir juga di Windows Phone. Continue reading “Apa yang hilang saat kita pindah menggunakan Windows Phone 8?”

Menjajal Windows Phone 8

 06

Sudah lama nih saya tertarik dengan ponsel berbasis Windows, yang sebelum ini sudah mencoba ponsel berbasis Android. Dulu, cukup lama saya menggunakan ponsel PocketPC berbasis Windows Mobile 2003, yaitu Pocket PC merek HP tipe iPAQ h6325. Ponselnya besar, tapi sangat enak dalam hal penggunaan aplikasi Office-nya, karena memang itu daya tarik terbesar dalam membeli PocketPC, selain keunggulan touchscreen-nya.

 Memang di jaman sekarang ini, para pengguna gadget berharap aktifitasnya dapat terbantu dengan menggunakan smartphone.  Apalagi jika aktifitas mobile-nya sangat tinggi, sehingga gadget yang dimilikinya bisa membantu memudahkannya. Nah, apakah Windows Phone 8, sebagai sistem operasi terbaru di ponsel sangat mengerti apa yang dimaui konsumen?

 Dan minggu lalu, setelah penasaran dengan menguji-coba ponsel display Nokia berbasis Windows Phone 8 di Windows 8 Corner GraPARI Telkomsel, apalagi setelah melihat ponsel Pak Dian Kelana yang baru, yaitu Nokia Windows Phone, dan menelusuri aplikasi-aplikasinya, saya jadi makin tertarik untuk menggunakannya. (#eh ini kok malah curcol :D)

Kini saya sudah menjajalnya, walaupun belum sepenuhnya menjelajahi semua aplikasi Windows Phone. Saya membeli ponsel Windows Phone 8 yang paling murah, yaitu Nokia Lumia 520, di Erafone Ambasador seharga Rp 1.850.000,- dan ternyata termasuk paket bundling dengan Telkomsel, dan langsung mendapat nomor Sim Card baru. Untuk diketahui, Nokia Lumia 520 ini sudah menggunakan micro sim-card, dan kartu yang dibundling oleh Telkomsel sudah pula micro sim-card, jadi tidak perlu dipotong. Continue reading “Menjajal Windows Phone 8”