3 Generasi Membuat Dawet Hitam

14219714881216464458
Datsun Go+ Panca #JejakParaRiser #KompasianaBlogTrip mampir ke Dawet Hitam Jembatan Butuh

 

Kalau sedang mudik atau melakukan perjalanan darat melalui jalur selatan Pulau Jawa, dan saat menyusuri kota Purworejo, jangan lupa mampir untuk menikmati enaknya Dawet Ireng atau Dawet Hitam di daerah Butuh, Purworejo. Dan saya kalau melakukan perjalanan mudik melalui jalur selatan, pasti selalu mampir ke penjual dawet hitam ini.

14219715601340847467
Warung Dawet Hitam Pak Wagiman

 

Kota Butuh memang terkenal dengan panganan dawet hitam. Di sepanjang jalan kota, banyak penjual dawet hitam. Namun pilihan saya dan keluarga selalu ke penjual satu ini, yang terletak persis di dekat jembatan Butuh. Entah kenapa selalu memilih dawet hitam dari penjual ini. Mungkin karena tempatnya nyaman, dan ada toilet di samping rumahnya, sehingga nyaman untuk beristirahat saat melakukan perjalanan jauh.

14219716701503361488
Panganan yang terbuat dari merang

 

Warung Dawet Hitam ini bernama Pak Wagiman. Tapi yang kemarin, 21 Januari 2015, Tim 3 #JejakParaRiser #KompasianaBlogTrip Datsun Go+ Panca, datangi, penjualnya bukanlah Pak Wagiman, melainkan keturunannya. Dari pengakuan penjualnya, mereka sudah 3 generasi membuat Dawet Hitam. Mereka juga tidak masalah jika seluruh daerah Butuh menjual Dawet Hitam, karena memang penurunan ilmu pembuatan Dawet Hitam ini disebar ke banyak warga di daerah situ. Nah, penjual yang kami ketemui kemarin ini adalah generasi ketiga, jadi kakeknya lah yang memulai membuat dan menjual dawet hitam di depan rumahnya.

14219717431265347331
Dawet hitamnya tidak menggunakan pewarna. Disajikan dengan kuah santan yang dicampur gula merah

 

Dawet Hitam ini terbuat dari merang atau batang padi, sehingga warnanya menjadi hitam alami, bukan dengan pewarna. Dawet Hitam yang dijual disajikan dengan santan berkuah yang terbuat dari gula merah dan santan.

1421971813491556779
Tim 3 #JejakParaRiser #KompasianaBlogTrip sedang mencicipi dawet hitam

 

Yang khas dari para penjual dawet hitam di daerah Butuh ini adalah warungnya hampir sama semuanya, menggunakan saung. Untuk warung yang laku, saungnya terbuat dari semen.

14219720082144098552
Warga sekitar juga sangat menyukai dawet hitam Pak Wagiman

 

Warung Pak Wagiman ini lumayan laku lho. Sehari bisa laku lebih dari 500 mangkok. Kalau tidak salah, rumah di belakang warung dawet hitam ini dibangun dari hasil penjualan dawet hitam yang dijual di depan rumahnya. Pembelinya tidak hanya para pemudik, tapi juga warga sekitar.

1421971871569668172
Narsis dikit dengan Datsun Go+ Panca di depan Museum Tentara Pelajar Purworejo

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s